Civil War! Dropship Vs Afiliasi, Mana yang Lebih Untung

Bisnis Online | Sebagian besar pebisnis online terbagi menjadi dua kategori  utama, Dropship Vs Afiliasi. Mereka ingin memulai bisnis online sebagai usaha sampingan dengan sistem kerja pasif (santai-santai). Prospek kerja yang tanpa memerlukan banyak pekerjaan dengan menghasilkan banyak dolar secara pasif memang sangat menggiurkan. Karena itu banyak pembaca yang termasuk dalam kategori ini.

Bisa dikatakan, mereka ingin memiliki penghasilan dolar dengan minim usaha sesegera mungkin. Namun, mereka tidak ingin harus menyiapkan persediaan atau pengiriman barang yang menghabiskan banyak modal juga waktu.
Afiliasi Vs Dropship yang Lebih Baik

Oleh karena itu pertanyaan yang sering diajukan adalah berkaitan dengan menjalankan bisnis dropship atau afiliasi. Namun, rupanya mereka ada kebingungan untuk membedakan kedua jenis usaha ini. Kemarin Kami telah menunliskan artikel yang mengulas tentang keduanya. Jika Anda belum memahami keduanya, sebelum lanjut, ada baiknya Anda membaca artikel:


Lanjut..

Pada pembahasan berikut, Kami akan mengulas plus dan minus dari Dropship dan Pemasaran Afiliasi untuk membantu Anda dalam menentukan mana yang lebih menguntungkan.

Persamaan Dropship Vs Afiliasi:

Disamping Dropship Vs Afiliasi memiliki banyak perbedaan, keduanya juga memiliki persamaan:
  • Keduanya relatif mudah untuk segera memulai
  • Keduanya bisa dimulai dengan modal yang rendah atau bahkan tanpa modal sama sekali
  • Keduanya memungkinkan Anda memulai usaha tanpa perlu menyediakan barang atau mengirimkannya pada pelanggan
  • Keduanya adalah jenis usaha yang memiliki resiko relatif rendah
  • Keduanya berpotensi menghasilkan dolar yang tinggi
  • Keduanya membutuhkan keahlian serupa, seperti keterampilan untuk membikin iklan, merujuk lalu lintas menuju halaman arahan dan kemampuan pemasaran lainnya.


Mari Kita simak plus dan minus dalam berbisnis Dropship Vs Afiliasi

Kelebihan Dropship Vs Kekurangan Afiliasi:

Dropship adalah jenis bisnis yang memiliki resiko rendah - Ketika dibandingkan dengan bisnis afiliasi, keduanya cenderung sedikit beresiko dalam berbagai sisi. Pertama, Seperti usaha afiliasi, bisnis dropship tidak perlu mengirimkan barang. Hal ini membuat kedua model bisnis beresiko relatif rendah.

1. Dana Tersedia Lebih Cepat

Dengan berbisnis dropship, resiko akan lebih rendah karena dana akan tersedia tiap minggunya. Sedang pemasaran afiliasi, mungkin ada jangka masa  yang harus Anda capai untuk mencairkan cek awal.

Semisal Anda adalah seorang afiliasi situs Amazon di Indonesia atau negara lain seluar AS, Anda hanya bisa dibayar dengan kartu hadiah atau kartu cek. Dan cek yang harus Anda capai minimal sebesar $ 100 atau sekitar 1 juta rupiah lebih.

Namun tidak semua orang mampu menghasilkan $ 100 saat volume pesanan memang rendah. Dengan bisnis Dropship, Anda dibayar dari apa yang Anda buat.

2. Penghasilan Lebih Tinggi

Dropship memungkinkan Anda berpenghasilan lebih tinggi ketika menimbang antara Dropship Vs Afiliasi sebenarnya berapa banyak dolar yang akan Anda hasilkan. Komisi dalam Aviliasi sering kali lebih rendah dibanding bisnis Dropship.

Misalkan Anda adalah seorang Dropshipper di satu situs, Anda dapat membeli barang dengan harga Rp. 15.000 dan menjualnya seharga Rp. 50.000 Sehingga Anda bisa menyimpan uang setelah biaya pemasaran. Sedang Afiliasi, komisi adalah persentase produk.

Ketika persentase Afiliasi Vs Dropship dibandingkan, dengan persentase Afiliasi yang jauh lebih kecil, Anda mungkin lebih cocok sebagai Dropshipper dari sisi finansial.

3. Membangun Aset Anda

Sebenarnya dengan bisnis Dropship, Anda tangah merintis aset merek Anda. Juga akan memiliki situs profesional sendiri. Anda akan cukup banyak menghasilkan dolar untuk diinvestasikan dalam konten, iklan, dan skill mengatur lalu lintas lainnya.

Jika Anda ingin beralih ke model bisnis lain, dalam setahun kedepan, Anda bisa menjual bisnis Anda ini ke orang lain. Untuk Afiliasi, tidak semua memiliki aset sendiri. Beberapa Afiliasi membuat video YouTube untuk penghasilan mereka. Namun Anda tidak diizinkan menjual channel youtube Anda.

4. Mudah Menarget Audiens

Kesempatan untuk menarik pelanggan akan banyak Anda miliki ketika menjadi Dropshipper. Anda akan mudah menarget ulang audiens Anda untuk membantu peningkatan penjualan.

Dalam Afiliasi, Anda tidak dapat mengendalikan secara ulang penargetan, karena Anda hanya mendatangkan pelanggan ke situs web produsen.

Menjadi Dropshipper, pelanggan akan datang pada situs Anda sendiri. Selain itu, Anda memiliki kuasa penuh untuk mengontrol optimasi halaman rujukan, desain web, salinan produk, dan banyak yang lain.

Catatan:

Kelemahan pokok sebagai pebisnis dropship adalah Anda menjabat sebagai tuan toko, perlu dukungan pelanggan, dan Anda bertanggung jawab atas itu.

Kelebihan Afiliasi Vs Kelemahan Dropship:

1. Tanpa Modal

Untuk menjadi pemasar Afiliasi, Anda tidakmembutuhkan biaya atau sedikit saja. Biasanya situs Afiliasi seperti Amazon tidak menarik biaya untuk afiliasinya, karena produsen terkadang mencakup biaya administrasi dalam jaringan afiliasi.

Satu-satunya yang dibayar, biasanya, adalah biaya situs web dan server sendiri yang membikin biaya tetap rendah. Namun, Anda harus membayar biaya pemasaran karena Anda adalah pengarah lalu lintas menuju web produsen.

Nmaun, semua ini bisa Anda hapus (tanpa biaya) selama musim pajak, karena ini adalah biaya bisnis. Dengan kesimpulan, biaya untuk memulai bisnis afiliasi relatif rendah.

2. Pendpatan Pasif yang Baik

Bisnis Afiliasi adalah model sumber dengan pendapatan pasif yang sangat baik. Sedikit pekerjaan awal untuk memahami iklan Anda dan membuat konten yang baik untuk meningkatkan penjualan. Setelah beres, saat Anda menghasilkan dolar, Anda hanya menjalankan iklan di latar belakang.

Anda benar-benar lepas tangan secara keseluruhan dalam proses penjualan. Setelah mengatur lalu lintas ke situs produsen, pelanggan membeli, kerja selesai. Anda tak perlu mengkhawatirkan pemenuhan pengiriman barang, ataupun pusing membuat produk. Karena Anda hanya perlu memastikan lalu lintas telah merujuk pada situs arahan, situs produsen, untuk memastikan konversi.

3. Cuek pada Dukungan Pelanggan

Sebagai pemasar afiliasi Anda tak perlu menghawatirkan sedikitnya dukungan pelanggan. Afiliasi merujuk produsen dengan prospek mereka. Dengan begitu, yang sibuk meningkatkan dukungan pelanggan dan menangani semua masalah mereka ketika tidak puas dengan barang atau layanan adalah produsen. Juga produsen menjaminpengembalian dana. Jadi, apapun masalah yang ditanyakan pelanggan, Anda hanya meneruskannya ke produsen.

Dalam Dropship, Anda adalah orang yang bertanggung jawab penuh dalam pemasaran, dan pemenuhan pengiriman. Menjadi sibuk dengan minimnya dukungan pelanggan. Msngurusi masalah-masalah pelanggan. Juga Anda adalah orang yang bertanggung jawab atas pengembalian uang.

Jadi, bila dibanding bisnis Afiliasi vs Dropship, Anda sebagai pemasar afiliasi akan lebih santai-santai ketimbang menjadi dropshipper.

Catatan:

Kelemahan utama Afiliasi adalah Anda hanya membuat persentase setiap penjualannya. Dengan kata lain, kerugian terbesar adalah hanya komisi bayaran Anda. Anda mungkin menghabiskan modal iklan $ 100 untuk kembali dalam komisi hanya $ 50.

Pembayaran komisi afiliasi umumnya jauh lebih rendah dibanding Dropship. Dan Anda akan kesulitan untuk menargetkan penghsilan tetap Anda.

Juga terkadang pembyaran komisi tertunda, beberapa pemasar afiliasi kesulitan dalam mengatur keuangan karena beberapa produsen ada yang tidak dipercaya dengan pembayaran komisi Anda.

Selain Afiliasi dan Dropship ada bisnis yang lebih menguntungkan dari keduanya. Yakni dengan menjalankan toko online sendiri, dengan kata lain Anda sebagai Produsen yang mengatur segala urusan pembelian, peningkatan, dan pelayanan.

Mengapa Menjalankan toko Akan Membikin Anda Lebih Banyak Uang?

Semua usaha tanpa dimulai tiada kan pernah tahu apa hasilnya.

Sekian saja pertarungan antara Afiliasi Vs Dropship yang dapat Kami bagikan, semoga bermanfaat dan selamat mencoba menjadi manusia sukses.

0 Response to "Civil War! Dropship Vs Afiliasi, Mana yang Lebih Untung"

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Bawah Artikel