10 Rahasia Sukses Usaha Rasulullah

Bisnis Islam | Kalau kita lihat, banyak orang yang sudah bertahun-tahun membuka usaha sendiri tapi tetap saja begitu. Sulit berkembang atau Tidak ada perkembangan.
Apakah bisnis tersebut gagal?
Tidak.
Jangan kita putus asa dulu. Coba lihat dulu ...

Rahasia Sukses Usaha Rasulullah

Mungkin ada beberapa faktor yang eror yang menjadikan bisnis mereka sulit untuk berkembang. Dan faktor-faktor tersebut butuh untuk diperbaiki secepatnya agar bisnis yang dijadikan menjadi lancar.
Dan salah satu untuk memperbaikinya adalah meniru atau mencontoh hal apa yang telah sukses dilakukan oleh orang lain.
Sebagai pengusaha, memang harusnya mereka memiliki figure yang menjadi panutan dalam menjalankan usahanya.
Pengusaha yang asal-asalan dalam menjalankan usahanya dibanding dengan yang memiliki prinsip, sangat berbeda jauh.
Pengusaha dengan tanpa prinsip usahanya akan sulit untuk berkembang. Sedang pengusaha yang memiliki prinsip, meskipun dengan mencontoh orang lain, mereka akan cepat berkembang.
Karena dengan mencontoh langkah-langkah orang yang sudah sukses, kemungkinan besar bisnis yang kita jalankan juga ikut-ikutan sukses. Seperti yang akan Area Fokus ulas nanti.
Dan sosok yang paling tepat untuk dijadikan figure adalah Rasulullah SAW. Kita tahu, bahwa zaman dulu, Nabi juga seorang businessman. Beliau bekerja sebagai pedagang.
Coba perhatikan,
Diceritakan: Barang dagangan Nabi selalu larismanis. Pembeli selalu ‘suka’ datang kembali lagi dan lagi. Transaksi yang dilakukan dengan pelanggan tidak pernah mengecewakan. Kedua pihak tidak ada yang merasa dirugikan.
Bisnis Nabi menjadi bekembang pesat. bisnis ala rasulullah
Apa yang dilakukan Nabi dalam menjalankan dagangannya?
Dalam buku ‘Manajeman Syariah’ kata Laode Kamaludin, ada 9 Rahasia Sukses Usaha Nabi yang dapat dijadikan contoh bagi para pengusaha. Selain bisnis mudah sukses, juga akan memiliki keberkahan.
Inilah Rahasianya... strategi bisnis rasulullah

1. Jujur Menjadikan Terpercaya

Dalam berdagang, Nabi selalu jujur pada setiap pelanggan. Dan pada partner usaha.
Pelanggan akan puas pada setiap barang yang dibeli. Karena dengan jujur, pembeli dan penjual tidak akan merasa dirugikan.
Jujur mendatangkan kepercayaan.
Dengan kepercayaan inilah pembeli akan kembali lagi untuk membeli produk yang kita tawarkan. Lagi dan lagi, seterusnya. Mereka akan membanyak dengan sendirinya. Karena pembeli akan merasa cocok pada barang dan harga yang ditwarkan.
Saya beri gambaran kebalikan,
Semisal ada pengusaha yang curang dalam usahanya. Contoh saja, Mengatakan barang asli yang sebenarnya adalah barang palsu. Atau dengan cara semacamnya.
Mungkin mereka akan sukses besar karena mendapatkan untung yang sangat tinggi.
Tapi itu hanya sesaat. Ketika para pembeli tahu bahwa mereka merasa telah ditipu. Sejak saat itu, mereka akan berpaling. Dan tidak akan kembali lagi.
Bahkan lebih buruk.
Dengan berbohong atau curang, para korban akan cap perusahaan dengan keburukan dan akan menyebarkan info busuk pada sekelillingnya dan sekelilingnya. Dan dengan cepat atau perlahan bisnis akan kehilangan konsumen sama sekali.
Jadi praktikan kejujuran dalam segala aspek usaha untuk mendapatkan kepercayaan pelanggan dan juga partner usaha. Dengan begitu, usaha yang sedang dijalankan akan benar-benar terpercaya.

2. Berfikir Kreatif pada Perubahan Zaman

Sebelumnya saya beri dua pertanyaan mendasar:
Apakah usaha yang dijalankan dibutuhkan pada masa ini?
Bagaimana dengan masa depan?
Jika ‘iya’ maka kamu sudah siap menghadapi perubahan yang mungkin terjadi. Silahkan langsung menuju ke nomor 4. Karena,
Kebutuhan masyarakat pasti berubah.
Makin berlanjut zaman ini, kebutuhan manusianya juga akan berubah. Artinya bisnis yang kita jalankan sekarang belum pasti akan stabil. Karena trafik usaha mengikuti kebutuhan konsumennya.
Banyak pengusaha yang patah di tengah jalan gara-gara konsumen mereka sudah tidak membutuhkan
jasa atau produknya lagi. Trafik pembelian Menurun dan menurun kemudian hilang sama sekali.
Hal itu karena mereka melewatkan satu sikap ini.
Usahawan sejati tidak begitu, mereka akan siap menghadapi perubahan.
Bagi pebisnis, perubahan bukan untuk dihindari. Malah merupakan sebuah tantangan baru, peluang baru yang harus dimenangkan.
Disinilah, penguasha harus memiliki pemikiran yang visioner dan kreatif.
Mereka pasti mencadangkan rencana-rencana untuk membuat produk yang dipasarkan laris di hari kini dan hari depan. Mereka menyiapkan inovasi-inovasi baru untuk memajukan perusahaan. Mereka tidak kaku dalam perkembangan zaman.
Ketika pengusaha sudah bersenang pada masa kini saja, berhenti di situ saja, tanpa memikirkan ide baru untuk nasib di masa depan, itulah awal-mula kemunduran usaha yang akan memundurkan semuanya.

3. Perencanaan yang Jelas Mencapai Visi dan Misi

Lanjutan dari nomer 2.
Sebenarnya Ada tiga poin penting dalam langkah ini:
  • Tujuan yang jelas
  • Perencanaan yang jelas
  • Pelaksanaan yang sukses
Setelah kita memiliki sikap yang fleksibel dan kreatif pada perubahan, selanjutnya kita harus mempunyai tujuan yang jelas yang diberikan dari ide kreatif tersebut.
Nabi, selalu merencanakan pekerjaan dengan baik. Dan kemudian menjalankannya dengan tak kalah baik untuk menggapai keuksesan.

Apa yang dimaksud dengan tujuan jelas?
Pendeknya: manfaat yang benar-benar dibutuhkan oleh konsumen. Manfaat dari ide kreatif itu sendiri. Inovasi baru yang akan dimunculkan harus memiliki dampak yang berpengaruh dalam lingkup masyarakat.
Sedang perencanaan yang jelas adalah ...
Rancangan-rangcangan dibuat dengan jelas dan sistematis untuk mencapai tujuan yang jelas. Pengusaha mestinya tahu pasti apa-apa yang harus dicapai untuk mensukseskan sebuah tujuan.
Dan pelaksanaan yang sukses
Adalah penuntas dari tujuan dan perencanaan sudah rebes.
Dalam menjalankan perencanaan, Nabi selalu tekun, ulet dan istiqomah. Maka tak heran jika beliau sering sukses.
Maka sebagai murid yang baik, kita juga meniru untuk mancapai kesuksesan. Pengusaha sejati memiliki semangat yang tinggi dalam melaksanaan perencanaan yang dibuat.
Percuma saja jika tujuan dan perencanaan sudah jelas tapi ketika langkah terakhir kita malas dan lemah. Boleh dikatakan ini adalah langkah yang paling seru karena yang paling berat.
Karena ketika menuntaskan perencanaan, otak dan fisik sama-sama bekerja. Jadi, semangatlah. Anggap ini mudah dan akan menjadi mudah.

4. Memperhatikan Karyawan dengan Lebih Baik

Ada anjuran dari Nabi bahwa kita sebaiknya memberikan upah pekerjaan sebelum keringat mereka kering.
Menunjukkan pengelolaan sumber daya manusia juga dibutuhkan. Tenaga kerja adalah kaki tangan pengusaha. Mereka adalah yang membantu mencapai semua perencanaan usaha.
Maka sadarilah,
Semangat mereka dalam menjalankan tugas harus dijaga. Jangan sampai mengendor. Tenaga kerja yang mundur semangat, berarti juga kemunduran perusahaan.
Banyak perusahaan-perusahaan yang gulung tikar dikarenakan lumpuh dari faktor dalam. Jangan sampai itu terjadi.
Pengusaha sukses adalah juga pengusaha yang memiliki hubungan baik pada bawahannya. Karena ‘jaringan dalam’ lebih penting dari pada ‘jaringan luar’.
Pengusahawan harus jeli membedakan mana karyawan yang profesional dan yang tidak.
Semisal satu karyawan profesional berhenti bekerja, maka satu pundi-pundi perusahaan telah lumpuh, dan harus secepatnya dicarikan pengganti. Lambat memberi bayaran juga termasuk tidak memperhatikan karyawan dengan baik.
Sedang kita tahu, bahwa mencari tenaga kerja yang ahli sangatlah sulit.
Bahkan yang lebih parah, mantan karyawan yang sudah ahli itu membuka sendiri usahanya. Menjadi pesaing bisnis kita.
Hal itu tidak akan terjadi jika kita memelihara karyawan dengan baik. Jadi, pengusahawan tidak menjadikan karyawan hanya untuk objek perusahaan saja, juga sahabat hidup.
Semisal dalam sebuah bisnis kita sudah sukses, maka kita bisa membuka usaha lain. Dan mempercayakan bisnis lama pada karyawan terpercaya. Kita hanya cek saja, berkembang atau tidak.
Sukses lagi dan membuka lagi. Dan seterusnya. Membuka lapangan pekerjaan seluasnya. Lumayan kan bisa memperkerjakan banyak kaum muslim lain yang kesulitan materi.

5. Membangun Jaringan Usaha yang Sehat

Nabi membangun jaringan usaha dengan baik dan tepat. Ketika berdagang, Nabi dulu bekerjasama dengan Siti Khadijah. Keduanya memiliki hubungan mutualisme yang baik. Siti Khadijah pemilik modal dan Nabi mempunyai keahlian untuk menjalankan modal.
Menjalin hubungan dengan orang-orang yang memiliki sesuatu yang kita butuhkan dimana diri sendiri tidak memilikinya.
Kita mestinya menjalin hubungan kerja dengan orang-orang yang memproduksi barang atau jasa yang bersinggungan dengan usaha yang sedang kita jalankan.
Seperti contoh,
Sebagai penjual atau grosir buah, kita harus memiliki jaringan kebun buah yang berkualitas dan harga yang terjangkau. kenapa kebun? Karena kita bisa membeli jumlah besar dengan harga yang lebih murah. Kita membangun jaringan untuk kulakan.
Kita membutuhkan toko yang menerima untuk menjualkan buah kita. Maka Carilah sebanyak-banyaknya. Semakin banyak, maka kemungkinan besar usaha yang dijalankan akan berkembang lebih cepat. Kita sedang membangun jaringan dalam pemasaran.
Ketika nama bisnis sudah dikenal, maka tidak perlu lagi mencari siapa yang mau menjualkan dagangan kita. Mereka akan datang sendiri untuk membeli, untuk kulakan dan dalam jumlah yang besar.
Dalam pemasaran kita juga perlu menjalin hubungan dengan ahli pemasaran modern; yang juga mampu memasarkan bisnis secara online.
Jadi, untuk mengasuh dan membesarkan bisnis dari kekuatan luar, cara yang paling sukses selama ini adalah membangun jaringan usaha. Perusahaan besar pasti memiliki jaringan yang tak kalah besar.

6. Bekerja dengan Niat Beribadah, Barokah

Selanjutnya untuk nomer 6-10 kita belajar kunci sukses menurut islam secara batin.
Bekerja jangan hanya semata-mata mencari kebutuhan dunia. Kita juga harus memiliki untuk niat beribadah. Bahkan niat ibadah ini lebih penting sebagaimana Nabi ketika berdagang dulu.
Memang dalam melakukan suatu hal, niat adalah hal pertama dan utama. Maka jalankanlah bisnis dengan niat baik, niat ibadah. untuk mencari ridho Allah.
Ada dua nilai baik yang bisa didapatkan dengan niat ibadah.
Pertama, pengusaha akan lebih semangat bekerja.
Mengapa?
Karena tujuan utama memang bukan dunia, melainkan ridho Allah. Meskipun bekerja keras dan mendapatkan hasil yang belum seberapa, semangat masih tetap ada dan banyak karena memang bukan dunia tujuan asal.
Dan yakinlah bahwa hasil yang diberikan oleh Tuhan, tidak akan lebih sedikit daripada usaha yang dilakukan. Bahkan bisa berkali lipat. Hanya saja tidak harus berupa materi seperti kesehatan.
Atau memang berupa materi tapi tidak sekarang, bisa nanti esok atau lusa. Dengan keyakinan demikianlah kita akan tetap bersemangat bekerja.
Kedua, mendapat rizki yang barokah, Berapa pun hasilnya.
Banyak pengusaha yang memiliki penghasilan besar, omzet sampai miliaran per bulan, tapi tidak sukses, tidak barokah. Bisa berupa sakit, kecelakaan atau kehilangan. Dan cobaan lainnya yang datang tidak disangka-sangka.

7. Penuh Kasihsayang dan Cinta untuk Bersemangat

Nabi berdagang dengan perasaan penuh suka. Beliau tidak pernah merasa bosan dengan usaha yang dilakukan.
Kita sebagai pengusaha juga harusnya demikian. Harus memiliki rasa suka dan cinta pada usaha yang dilakukan dan produk yang dihasilkan.
Jika kita sendiri sudah tidak suka pada bisnis yang dijalankan maka pekerjaan akan dilakukan dengan asal-asalan. Asal selesai, tidak pandang kualitas produk atau jasa.
Bandingkan,
Kita saja malas dan tidak percaya dengan bisnis dan produk bisnis sendiri, apalagi orang lain. Mengerti kan?
Ada yang berkata bisnis yang sehat adalah yang sesuai dengan hobi. Mengapa hobi? karena kita akan senang dan cinta menyelesaikan pekerjaan tersebut dengan baik. Dengan demikian perusahaan akan tumbuh sehat; tumbuh dan berkembang dengan pesat.

Dimulai dari mana? Apakah harus mulai dari awal untuk sesuai dengan hobi?
Tidak.
Kita tidak harus memulai bisnis dari awal untuk menyesuaikannya dengan hobi. Misalnya, Kita bisa menambahkan ide-ide inovasi-inovasi baru yang berhubungan dengan bisnis.
Dan memadukan dalam produk sehingga menjadi hasil yang unik dan kreatif.
Dulu saya pernah usaha membikin kaos, dan saya anak pesantren.
Maka saya mendesain sendiri produk kaos dengan kata-kata tentang santri, mengaji, dan semacamnya. Saya suka dengan hasilnya karena memang santri adalah keseharian. Berikut salah satu contoh desainnya.
Rahasia Sukses Usaha

Rahasia Sukses Usaha

8. Pandai Bersyukur, Terasa Lebih dari Cukup

Salah satu Rahasia Sukses Usaha Nabi adalah Pandai Bersyukur. Beliau selalu bersyukur pada segala yang telah diberikan Allah.
Bersyukur adalah cara paling mewah untuk menikmati hidup. Setuju?
Setelah point-point di atas telah dilakukan – langkah-langkah usaha diatas – selanjutnya adalah menanggapi hasil dari apa yang telah dilakukan.
Memang terkadang hasil yang didapatkan tidak memenuhi target. Sedang usaha yang telah dilakukan terasa sudah benar dan tepat.
Di sinilah banyak orang yang keliru mengartikan kegagalan.
Sukses-gagal bukan diukur dari banyak-sedikit hasil yang didapatkan. Bukan. Yakinilah bahwa balasan tidak akan mengkhianati usaha yang dilakukan, besar dan kecil.
Bersyukur adalah sikap yang paling tepat untuk menanggapi sebuah hasil. Apa pun hasilnya. Karena hasil sudah bukan lagi urusan manusia, termasuk pengusahawan terbaik pun.
Orang yang tidak bersyukur, Selalu merasa kurang dan kurang, itu tidak baik. Orang akan terlalu mengejar-ngejar dunia dan lalai akhirat.
Mungkin hasil yang didapat lebih banyak, tapi apakah berkah juga lebih banyak?
Tidak selalu orang yang kaya raya damai dan tentram dalam hatinya. Begitu juga tidak selalu orang yang kita anggap kurang mereka benar-benar kekurangan dalam hati.

9. Berusaha Menjadi Paling Bermanfaat bagi Lainnya

Kalau kita sering mendengarkan ceramah bisnis oleh Ust. Yusuf Mansur bersedekah adalah prinsip bisnis yang juga penting.
Pernah dengar, bahwa jika seseorang memberikan atau bersedekah pada yang lain maka Tuhan akan membalasnya dengan banyak kali lipat dengan cara tidak diduga-duga.
Inilah yang kita jadikan landasan. Salah satu kunci sukses dalam hidup.
Ketika mendapatkan hasil, jangan lupa untuk memberikan sebagian pada orang yang membutuhkan. dan dengan memberikan yang sebagian itu, orang tidak akan tambah miskin. Malah kata guru saya yang benar-benar kita nikmati nanti adalah sebagian yang diberikan tadi.
Bersedekah adalah cara kita untuk menabung di akhirat. Jadi selain menabung di dunia kita juga memiliki tabungan akhirat.
Bersedekah juga salah satu cara untuk membahagiakan orang lain. Banyak sekali orang-orang yang untuk memenuhi kebutuhan hidup saja susah payah.
Bayangkan sejenak,
bagaimana kalau orang itu kita sendiri? Dan apa yang kita rasakan ketika benar-benar membutuhkan sesuatu, kita kesulitan mendapatkannya, tiba-tiba ada yang memberikannya Cuma-Cuma?
Kira-kira mereka akan merasakan kebahagiaan yang lebih dari kita. Karena yang mereka hadapi adalah kenyataan, bukan sekedar bayangan.
Memang tidak harus berupa dengan materi, bisa juga kita menjadi bermanfaat dengan menyumbangkan tenaga.
Maka., jadilah orang yang baik dengan menjadikan diri kita bermanfaat bagi yang lain dengan materi maupun tenaga.

10. Menerapkan Semua Poin untuk Mencapai Kesuksesan

Lihat kembali 9 langkah sebelumnya dan Lakukan semua poin di atas tiap kali untuk mencapai kesuksesan. Meniru konsep dagang rasulullah.
Berusaha dan berusahalah.
Kebahagiaan hidup bukan didapat dari sekedar pemberian orang, tapi pergulatan usaha dengan keringat sendiri. Hidup dengan kaki sendiri, dan untuk melangkah dan berjalan di dunia bisnis dibutuhkan kaki yang kuat.
Jadilah pengusaha sukses yang sukses di dunia dan akhirat. Maka beusahalah secara fisik dan batin.
Setelah membaca pembahasan di atas, ada dua macam orang untuk menanggapi.
Mereka yang melakukan sejak kini dan beberapa waktu setelahnya akan mencapai kesuksesan bisnis secara islam.

Mereka yang merasa melakukannya sangat memberatkan dan mereka kembali lagi pada mbah google untuk menanyakan hal yang sama. Apa rahaisa agar bisnis sukses?
Jadilah yang pertama,
Setelah itu, jika anda mendapatkan kesuksesan, jangan lupa hubungi saya kembali. ceritakan pengalaman melalui kotak komentar di bawah.

Demikian pembahasan tentang Rahasia Sukses Usaha yang dapat Area Fokus bagikan. Semoga bermanfaat dunia akhirat. Amin. Selamat mencoba dan berusaha, salam sukses untuk anda.

Baca juga:
4 Strategi Usaha Bulan Ramadhan

0 Response to "10 Rahasia Sukses Usaha Rasulullah"

Posting Komentar