Ponsel Kamera Terbaik Sedunia, Google Pixel 2 XL, Benar Kah?

Review Ponsel | Produk smartphone dari vendor Google memang jarang diminati oleh kebanyakan pengguna smartphone di Indonesia. Padahal, produk dari google juga memiliki fitur-fitur yang jarang ditemukan di ponsel keluaran vendor lain.

Google Pixel 2 XL


Pada bulan Oktober lalu, vendor Google telah merilis produk terbarunya. Yakni Google Pixel 2 dan Google Pixel 2 XL dan sudah resmi beredar di pasaran dunia termasuk Indonesia. Dan kedua ponsel ini adalah generasi lanjutan dari Google Pixel yang muncul beberapa bulan sebelumnya..

Namun kali ini, kita akan mengulas yang versi Google Pixel 2 XL. Tentunya, sebagai produk yang lebih anyar, ponsel ini memiliki beberapa teknologi dan fitur-fitur terbaru yang tidak akan ditemukan pada keluaran sebelumnya. 

Desain Google Pixel 2 XL


Dari kedua jenis ponsel Pixel 2 dan Pixel 2 XL, jika kami bandingkan, maka versi XL akan lebih menarik. Karena versi XL memiliki desain yang lebih elegan dan keren.

Desain Terkesan Biasa-Biasa Saja

Karena memiliki bezel atas maupun bawah yang jauh lebih tipis daripada Pixel 2. Pixel 2 jika dilihat dari muka, akan mirip dengan Smartfren Andromax R2. Yang menjadikan tampilan Pixel 2 nampak kurang menyenangkan.

Google Pixel 2 XL


Bentang layar dari yang XL, sesuai dengan namanya. Ponsel Pixel 2 XL memiliki luas layar 6 inci dengan rasio 18:9 dan lengkungan 2,5D. Sehingga pengguna akan lebih lega dan puas.

Di depan juga ditemukan kamera selfie pada bagian kiri. Dan di bagian kanan, ada LED notifikasi. Dan pada bagian tengah disediakan speaker stereo yang menggapit layar dari atas dan bawah.

Beralih kebagian punggung. Secara garis besar, bagian belakan dari Google Pixel 2 nampak sama saja dari generasi sebelumnya. Bisa dikatakan tidak ada perubahan sama sekali. Yakni didominasi dengan metal dan ada beberapa persen dari kaca.

Pada bagain metal, ponsel ini terasa nyaman digenggam karena difinishing menjadi agak kasar. Jadi ponsel tidak terasa licin ketika digunakan. Dan sidik jari juga jarang meninggalkan jejaknya pada body ponsel.

Tetap di bagian belakang, juga kita dapat menemukan logo google berukuran kecil, sensor fingerprint dan modul kamera yang nampak meragukan.

Ini hal yang tidak akan kita temukan di ponsel lain.

Letak tombol fisik volume dan power pada Pixel 2 XL tidak seperti kebanyakan ponsel android lainnya. dimana tombol volume di bawah dan tombol power di atas. Hal ini terasa kurang nyaman karena kami belum terbiasa menggunakannya. 

Dan hal ini akan sangat terasa ketika kami coba dalam landscape, kami kesulitan menggapai tombol volume. Ditambah, model tombol volume ini, Google mengusung desain yang menyatu dan kecil. Sehingga harus benar-benar nekan persisi dari tombol.

Satu lagi yang paling terasa kurang adalah ponsel ini tidak memiliki port jack audio, Meski sudah didukung dengan headset wireles.

Secara Keseluruhan, ponsel Pixel 2 XL ini memiliki desain yang masih kurang mewah menimbang harganya yang begitu mahal. Ponsel ini masih kalah dengan iPhone X, Galaxy Note 8 yang harga keduanya masih dibawahnya.

Software


Pixel 2 XL memiliki penampilan yang biasa-biasa saja. Tampilan UI dan aplikasi bawaannya menjadikan ponsel ini termasuk yang paling sederhana dibanding ponsel lain yang juga menggunakan Sistem Operasi Android O. Semua aplikasi yang terinstal dalam ponsel ini adalah bikinan  google sendiri, kami tidak menemukan aplikasi dari pihak ketiga.

Tapi, meski berpenampilan simpel dan smartphone ini tetap dibekali dengan fitur-fitur yang menarik seperti squeeze, Ambient Display, dan kemampuan tracking judul lagu. Namun hanya segitu saja, Google tidak banyak menjejali ponsel keluarannya dengan banyak fitur terbaru sebagaimana kebanyakan ponsel.

Nah, mungkin alasan Google hanya membatasi ponsel ini dengan hanya sedikit fitur dan tampilan yang begitu sederhana adalah demi kinerja ponsel. Saat kami coba, Pixel 2 XL sangat responseive ketika digunakan. Tidak kami temukan lelet sedikit pun.

Selain itu, pengguna juga akan mudah sekali mengoprasikannya karena tampilan yang tidak rumit.

Hardware


Yang pertama dari sisi layar. Pixel 2 XL memiliki teknologi layar OLED produksi LG yang beresolusi 2.880x1.440 pixel. 6 inci. Dan layar ini sudah didukung HDR. Sayangnya, setelah kami meneliti sassus yang mengatakan bahwa layar ponsel ini sakit blueshift dan ternyata memang benar.

Dan hal ini lebih kentara pada warna putih yang ketika dilihat dari bawah maka warna nampak kebiru-biruan.
/*-
Jika dibandingkan dengan layar super AMOLED punya Galaxy Note 8, kontras dan kecerahan layar masih kalah.

RAM yang dibekalkan dalam ponsel ini sebesar 4 GB yang terbilang standar ponsel yang hadir masa kini. namun ketika dicoba, kapasitas RAM segini sudah mumpuni untuk menjalankan smartphone dengan sangat lancar.

Selain itu, Google membenamkan ponsel ini dengan Snapdragon 83 yang merupakan teknologi terbaru dari generasinya. Jadi performa memang tidak diragukan lagi. Dan kami marasa ini adalah ponsel android yang paling responsive selama ini.

Ponsel ini diberi tenaga daya dengan batrai berkapasitas 3.520 mAh yang sudah mendukung Quick Charge. Pengisian daya memang begitu cepat. Dalam pengisian daya sekitar 1,5 jam saja batrai sudah terisi penuh.

Tapi meski pengisian daya cepat, penggunaan batrai ini juga terbilang boros. Dalam penggunaan kecerahan separuh ponsel ini bertahan 12-14 jam. Sedang untuk SoT-nya antara 4-5 jam. Maka hal ini lah yang menjadikan kapasitas batrai terkesan standar saja.

Bahkan, jika ponsel tidak dimatikan (kondisi standby) akan mengalami pengurasan batrai hingga 20-30 %. Boros kan? Jadi kami sarankan ketika malam hari misalnya, sebaiknya ponsel dimatikan saja.

Satu lagi yang sangat disayangkan, yakni ponsel ini tidak memiliki port jack audio dan dalam paket penjualannya Google tidak menyertakan earphone. jika ingin menikmati earphone, maka Pembeli harus membeli sendiri earphone nirkabel di toko lain.

Namun untuk mengobati kekecewaan, Google menyediakan ponsel ini dengan Speaker Stereo. Dan memang kualitas speaker stereo ini baik dan nyaman di telinga.

Kamera


Google Pixel 2 XL


Nah, inilah satu-satunya alasan mengapa pembeli memilih Pixel 2 XL.

Google membekali ponsel ini dengan kamera yang superior 12 MP dan 8 MP. meski kami sendiri pun kurang yakin dengan desain kamera yang tidak meyakinkan dan juga sensor IMX362. Tapi setelah kami buktikan, hasil jepret luarbiasa jernih dan fokus.

Namun mode manual di aplikasi kamera bawaan tidak kami temukan. Pengguna harus menginstal aplikasi piak ke 3 bernama 3d-party. Namun Google mengganti mode manual dengan fitur HDR+ dan mode potrait yang sangat memuaskan.

Dalam mode auto, hasil foto sangat bagus, tajam, detail dan berkualitas tinggi. Dan ketika mode HDR+ diaktifkan, hasil akan jadi makin lebih bagus. Mode ini jauh lebih canggih daripada mode HDR biasa yang ada pada ponsel lainnya.

Meski memotret dalam keadaan yang gelap (kurang cahaya) atau kelebihan cahaya, kamera tetap optimal dan proses ‘cekrik’ juga terasa sangat cepat berkat adanya fitur zero shutter lag.

Ada lagi membuat kami terkesan dengan kamera Pixel 2. Yakni pada mode potraitnya yang mampu menghasilkan efek bokeh yang sangat bagus mirip dengan hasil DSLR. Padahal Pixel 2 ini tidak menggunakan teknologi dual kamera sebagaimana kebanyakan ponsel papan atas lainnya.

Dan efek bokeh akan selalu memiliki hasil yang baik dan sempurna jika objek foto tidak  terlalu jauh.

Dan proses membuat efek bokeh berlangsung dengan cepat. Seakan mengambil dalam mode Auto. Setelah memotret, aplikasi kamera akan menerapkan efek bokeh dalam kurun waktu 2-4 detik.

Dan pengguna juga bisa berkreasi dengan mode potrait bokeh menggunakan kamera depannya. Wah, bagi pecinta selfie ini akan menjadi hal yang sangat menarik.

Masih ada lagi.

Begi yang suka merekam-rekam, kamera Pixel 2 sangat powerfull karena sudah didukung OIS dan EIS. Ketika diuji coba, hasil OIS Pixel 2 lebih stabil daripada iPhone X. Jadi kalau ada yang mengatakan ponsel ini memiliki kamera terbaik di dunia saat ini, kami setuju.

Untuk lebih jelasnya simak spesifikasi Pixel 2 berikut

Spesifikasi Google Pixel 2 XL


Rilis : Oktober 2017
Harga : 15-17 juta
Ukuran : 157,9x76,7x7,9 mm
Tebal : 175 gr
Prosesor : Qualcomm Snapdragon 835 Octa-core, 2,35 GHz
GPU : Adreno 540
RAM : 4 GB
Internal : 64/128 GB
Layar : OLED 6 inci (2.880x1.440) pixel
Kamera : 12 MP dan 8 MP
Batrai : 3.520 mAh
OS : Android O
SIM : Single SIM 4G
Koneksi : Bluetooth, NFC, Wifi
Interface : USB Type C
Sensor : Fingerprint, gyro, accelerometer, compass, barometer
Lain-lain : Sertifikat IP67, Quick Charge 3.0, Ambient Display, HDR

Kesimpulan kami : ponsel Pixel 2 XL memang memiliki kinerja yang responsife luarbiasa. Kamera yang terbaik di dunia. Sayang, dengan harga yang mahal, ponse ini masih memiliki banyak kekurangan yang sangat terasaa bagi pengguna ponsel.

Jika memang kamu butuh ponsel yang memiliki kamera kualitas tinggi dan kinerja yang anti lelet, Pixel 2 XL boleh dipertimbangkan. Dan ponsel ini tidak pasaran. Namun jika hal tersebut kurang kamu butuhkan, maka dengan harga semahal itu, kamu lebih baik pilih yang lain

Alternatif Rekomendasi : iPhone X dan Galaxy Note 8

Nah, demikian ulasan seputar Review Google Pixel 2 XL yang dapat Area Fokus bagikan. Berikan komentarmu dibawah. Semoga bermanfaat. Sampai ketemu lagi di next post.

0 Response to "Ponsel Kamera Terbaik Sedunia, Google Pixel 2 XL, Benar Kah?"

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Bawah Artikel