Strategi Pemasaran di Media Sosial untuk Pemula

Strategi Pemasaran di Media Sosial untuk Pemula

Strategi Pemasaran Media Sosial - banyak yang bilang kalau promosi suatu barang di media sosial adalah cara yang paling gampang, membawakan hasil dan menjangkau pasar lebih luas.

memang ada benarnya,

kalau kita lihat hari ini, hampir semua masayarakat indonesia sudah mengenal yang namanya internet. mulai dari anak kecil sampai dewasa dan sebagian sudah tua.

dan apa yang mereka lakukan kalau sudah terhubung dengan internet?

kebanyakan masyarakat indonesia suka sekali membuka media sosial. sebut saja facebook, twitter, instagram, whatsapp dan teman-temannya.

memang sepertinya promosi di media sosial sangat mudah dan menjangkau segala kalangan dengan luas.

tapi,

kalau kamu sendiri pernah mencoba menawarkan suatu barang di media sosial, apa yang kamu rasakan?

kesulitan. hanya sedikit yang beli. bahkan ada yang tidak beli sama sekali. kebanyakan orang akan menyerah melakukan promosi di media sosial dalam beberapa bulan.

terus, apa sebenarnya yang terjadi?

kita tahu bahwa pengguna intenet di indonesia banyak sekali yang aktif di media sosial, maka pemasaran barang atau produk di media sosial adalah hal yang baik. namun, banyak yang sudah promosi di media sosial tapi gagal,

kemungkinan besar karena mereka salah jalur ketika memasarkan atau menawarkan di media sosial.

apakah kamu salah satunya?

mungkin banyak orang yang hanya melakukan hal ini untuk strategi pemasaran di media sosial,

Buat akun medsos, posting foto profil & lengkapi keterangan perusahaan
membuat postingan yang menarik untuk mendapatkan like atau retweet

hanya itu saja.

dan itu tidak cukup. Sangat tidak cukup.

tapi, banyak orang yang betah melakukan hal ini berbulan-bulan. setelah itu, hampir semuanya menyerah karena menganggap promosi di media sosial tidak bagus, merasa semua yang dilakukan sia-sia belaka.

berikut ini kita akan mempelajari seperti apa strategi pemasaran media sosial yang sesungguhnya. cara ini saya ambil dari Panduanim.com yang menyajikan data cukup lengkap.

Baca juga:
Produk yang Bagus Dijual Online

cara ini cocok untuk pemula yang ingin mengembangkan bisnisnya lewat media sosial.

Strategi Pemasaran Media Sosial

1. Satu Akun Media Sosial

sediakan akun media sosial untuk pemasaran satu saja.

banyak orang yang menganggap semakin banyak akun media sosial semakin bagus. semakin sering muncul di hadapan orang lain, akan semakin cepat dikenal.

Tapi ada beberapa pertimbangan yang penting:
  1. Biaya
  2. Waktu
  3. Ilmu
  4. Tenaga manusia

Kalau kamu tidak punya masalah dengan keempatnya, kamu boleh membuat akun lebih dari satu.

pemasaran media sosial tidak sederhana. Bukan cuma posting, tweet yang lucu atau upload gambar meme. yang penting post sama saja ke social media A ke B.

kamu tidak akan bisa langsung aktif di banyak sosial media sekaligus. dan oleh karena itu ini akan berdampak buruk.

pilih media sosial berdasarkan:

Ukuran: lebih besar lebih baik (tapi belum pasti)
Audiens: mayoritas konsumen yang ditargetkan
Konten: untuk bikin video, gambar atau foto, dan teks tidak sama

Media paling terpopuler

Facebook menempati posisi tertinggi di Indonesia sebagai media sosial dengan jumlah pengguna paling banyak, lalu disusul oleh Instagram dan Twitter.

Apakah ini berarti Facebook yang paling bagus?

Bisa jadi… tapi belum tentu.

2 faktor utama dalam menentukan media sosial adalah jumlah dan umur. Dalam hal ini, Facebook lebih unggul.

Tapi ini masih dipengaruhi oleh audiens atau calon konsumen.

mari kita lihat karakteristik dari masing-masing media sosial untuk memastikan mana media sosial yang tepat:

pilih Facebook kalau:

kamu ingin lebih instan.

Hampir semua orang yang aktif di Facebook. Kemungkinan besar konsumen kamu juga ada di Facebook.

Tetapi Facebook punya filter yang ketat yang menjadikan orang yang mengikuti Page hanya kurang dari 1% Secara organik.

Maka dari itu, mungkin kamu akan membutuhkan iklan.

Selain itu, jenis konten di Facebook juga beragam. kamu bisa pilih dari teks, gambar, video, dan link. kamu sebaiknya menggunakan semuanya.

pilih Twitter kalau:

Target pasar adalah kalangan muda.

Twitter lebih populer digunakan oleh golongan usia 18-35 tahun. sangat jarang yang menggunakan Twitter di usia lebih dari itu.

pengguna Twitter di Indonesia tertarik dengan konten-konten yang singkat dan santai. banyak juga pengguna Twitter yang suka dengan link ke website.

Jadi, lihat kembali seperti apa konten yang kamu buat.

Kalau dalam 140 huruf  bisa menarik orang lain untuk mengunjungi website, gunakan Twitter.

dan juga menjangkau follower di Twitter lebih mudah kalau dibandingkan Facebook karena tidak ada filter. Maka kalau ini lebih cocok buatmu, bikinlah konten di Twitter yang lebih tinggi daripada Facebook.

Pilih Instagram kalau:

Apa yang kamu tawarkan bisa disajikan dalam foto yang menarik.

Kalau tidak bisa, jangan gunakan Instagram.

Golongan usia Instagram di Indonesia saat ini kurang dari dari 45 tahun. Instagram lebih mudah dikelola bersama Facebook atau Twitter.

karena konten utama Instagram berupa gambar. dan Gambar itu juga bisa digunakan kembali untuk konten di Facebook atau Twitter.

terakhir, tingkat interaksi follower di Instagram jauh lebih tinggi.

2. Tetapkan gaya kepribadian sendiri

Kalau kamu mengikuti beberapa akun brand di media sosial, akan terasa bagaimana kepribadian dari masing-masing akun tersebut berbeda.

Ada yang santai ada juga yang serius.

Tidak ada yang salah dan keduanya bagus. Tapi 2 hal ini harus diperhatikan:

yang mencerminkan bisnis
yang tepat untuk audiens

dua perbedaannya bisa kamu lihat dengan bahasa baku atau bahasa pergaulan. Pastikan kamu memilih yang lebih tepat, dan gunakan dengan konsisten.

bahasa yang terlalu santai akan aneh untuk orang yang berusia dewasadan serius bukan berarti kudu kaku. Kata-kata yang digunakan di media sosial sedikit banyak akan mencerminkan bisnis anda.

berikut ini beberapa yang harus ditentukan di awal:

Kepribadian media sosial

jawab pertanyaan-pertanyaan berikut untuk memilih kepribadian yang lebih tepat:

Kalau produk kamu adalah manusia, seperti apa kepribadian dirinya?
Seperti apa gaya bicara dari audiens menganggapinya?
Seperti apa hubungan yang ingin dibangun dengan mereka?
Apa tujuan konten kamu? Kepribadian apa yang lebih tepat untuk konten itu?
Kesan apa yang ingin kamu peroleh dari orang lain?

3. Strategi konten

bagian paling penting dalam pemasaran media sosial.

Tanpa adanya konten menarik, semua hal yang kamu lakukan di media sosial akan percuma.

terdapat banyak hal yang bisa dibahas temtang konten. sekarang, kita akan bahas konsep dasarnya.

Kesuksesan dalam pemasaran media sosial akan ditentukan oleh 3 hal ini:
  1. Kualitas konten
  2. Pemilihan waktu posting
  3. Jumlah postingan

yang pertama adalah konten yang berkualitas. tapi, Meski kualitasnya tinggi, tapi kalau salah memilih waktu posting, maka hasilnya juga kurang maksimal. Demikian juga untuk jumlah.

selain itu dari beberapa jenis konten: teks, link, gambar, dan video.

Ternyata tidak semua dari jenis konten tersebut mendapatkan jumlah interaksi yang sama. salah satu mungkin bisa mendapatkan lebih banyak like/share/retweet.

Mari kita bahas satu-satu.

Di Twitter, postingan dengan menggunakan hashtag akan mendapatkan +16% daripada tweet biasa, foto akan mendapatkan 35%, dan video 28%.

Di Facebook sedikit lain,

Link mendapatkan jangkauan terbesar sampai 18% untuk Page atau Halaman dengan like di atas 10 ribu. kemudian teks dan foto dengan jangkauan antara 7-11%

Oleh karena itu, kalau kamu ingin menggunakan facebook usahakan menggunakan link.

Tema Konten

Berdasarkan artikel dari HubSpot berikut tipe konten yang banyak mendapatkan share ke media sosial:

artikel daftar [22.14%]
artikel penjelasan ‘mengapa’ [22.32%]
Videos: [18.94%]
artikel panduan [18.42%]
artikel penjelasan ‘apa’ [17.88%]

Jadi kesimpulannya, yang mendapatkan jangkauan terbesar adalah konten yang berupa link berisi artikel berupa daftar.

Perasaan dari Konten

selain itu, share artikel terbanyak adalah yang mampu membangkitkan perasaan. Perasaan yang paling populer dan mendapatkan banyak share antara lain:

kagum
lucu
hiburan
bahagia
marah
empati

maka, kalau sedikit digabungkan jenis post terbaik adalah link yang menuju artikel daftar dan disertakan foto yang mampu membangkitkan perasaan kagum.

Jumlah dan waktu posting

berikut ini jumlah atau frekuensi yang bisa dipilih untuk masing-masing media sosial:

Facebook: maksimal 2x sehari atau 5-10x seminggu
Twitter: 5x sehari atau lebih banyak
LinkedIn: 1x per hari atau 20x per bulan
Pinterest: 5x sehari atau lebih banyak
Instagram: 2x sehari atau lebih banyak

konten kita akan dengan cepat tertutup oleh orang lain ketika kita posting pada jam sibuk. Akhirnya tidak terlihat. Sedangkan kalau posting pada jam kosong hanya sedikit orang yang aktif.

mana yang lebih baik?

jawabannya, tergantung dari siapa target pemasarannya.

kamu bisa lihat sendiri di tweeter atau facebook, pada jam berapa audiens paling banyak aktif melihat postingan?

kalau sudah ketemu, maka efektifnya kamu membuat postingan kira-kira 2 jam sebelumnya.

Buat jadwal rutin untuk social media

pemasaran media sosial adalah pekerjaan yang berkelanjutan.

para follower alan lupa kalau kalau kamu hanya jarang aktif di media sosial meski kamu punya postingan yang menarik.

terakhir, media sosial bukan hanya untuk membuat konten.

Ada yang HARUS dilakukan:

Berinteraksi dengan follower
Perencanaan konten
Analisa statistik dan tujuan
eksperimen

Untuk mempermudah ikutilah beberapa tugas harian, mingguan, dan bulanan ini:

Tugas harian:
Membalas pesan, dan komentar yang masuk
menjadwalkan konten baru
Mencari bahan konten baru
Mencari influencer (banyak follower)
Berinteraksi dengan influencer
Berinteraksi dengan follower
Membuat gambar konten
Membuat konten komunitas

Tugas mingguan:
Analisa konten jangka seminggu terakhir
Analisa peningkatan dan penurunan
Analisa terhadap sasaran
Analisa hashtag
Mengadakan event
Mencari komunitas baru
Optimasi web untuk social media

Tugas bulanan:
Merencanakan eksperimen baru untuk bulan depan
Update profil, deskripsi, bio
Penyesuaian jumlah dan jadwal posting

nah, itulah dasar-dasar strategi pemasaran media sosial. berat sekali ya? memang berat.

tapi itulah hal dasar yang kamu lakukan untuk berhasil pemasaran di media sosial.

sekian dulu semoga bermanfaat dan sampai ketemu lagi di post selanjutnya.

untuk selanjutnya silahkan baca artikel tentang pemasaran media sosial berikut ini:

Baca Juga:
7 Kesalahan Umum saat Pemasaran Media Sosial
20 Tips Mendapatkan Ribuan Follower Berkualitas
kata kunci terkait:
manfaat pemasaran media sosial
rencana marketing social media
contoh social media plan
pengertian pemasaran media sosial
social media marketing indonesia
strategi konten media sosial
menjadi social media marketing
buku social media marketing

0 Response to "Strategi Pemasaran di Media Sosial untuk Pemula"

Posting Komentar